Respon Cepat Pemimpin KSB Terhadap Bencana Menuai Hasil Positif di Kementerian PUPR - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 08 Februari 2017

Respon Cepat Pemimpin KSB Terhadap Bencana Menuai Hasil Positif di Kementerian PUPR


Wabup dan Dirjen SDA foto bersama usai pertemuan

Jakarta (SumbawaKini) - Kerja cepat pemimpin Sumbawa Barat dalam merespon terjadinya bencana banjir dan antisipasi kemungkinan bencana susulan menuai hasil positif.

Itu dibuktikan dengan kepastian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadikan pembangunan tanggul pengaman dan rehabilitasi drainase (saluran) primer / sekunder pada sejumlah daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai program prioritas kementerian terkait.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR,  Imam Santoso dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaefuddin di ruang kerja Dirjen SDA, Rabu pagi (8/1).

Wabup berbincang akrab
dengan Dirjen SDA
"Alhamdulillah usulan kita untuk perbaikan dan pembangunan tanggul pengaman sungai, bronjong maupun drainase diterima baik oleh Menteri PU. Beliau mendisposisikan ke Dirjen SDA untuk menyampaikan langsung kepada kami hari ini, karena beliau (Menteri PU) sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Ambon," ungkap Wakil Bupati, Fud Syaefuddin, kepada SumbawaKini usai pertemuan.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, turut hadir Sekretaris Dirjen SDA dan kepala Balai Tanggap Darurat Kementerian PUPR yang mendampingi Dirjen SDA. Sedangkan Wakil Bupati, didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Amar Nurmansyah.

Wakil Bupati menyampaikan tentang kondisi pasca banjir yang terjadi pada 30-31 januari lalu di sejumlah wilayah di Sumbawa Barat dan sejumlah upaya-upaya yang telah dilakukan untuk tanggap darurat dan antisipasi kemungkinan bencana dimasa mendatang.

Menurut Wabup, bencana yang merendam ribuan rumah dan hampir seribu hektar lahan pertanian itu, terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan diperparah dengan kondisi sistem drainase dan penangkal banjir (tanggul dan bronjong) disepanjang DAS Kalimantong 1 (Brang Rea) dan Kalimantong 2 (Brang Ene) yang sudah rusak berat.

"Pertemuan hari ini merupakan tindaklanjut dari laporan yang telah kami sampaikan sebelumnya kepada Menteri PUPR. Alhamdulillah usulan perbaikan itu dijadikan prioritas untuk dilaksanakan melalui program tanggap darurat kementerian terkait," tambah Wabup.

Ia menambahkan, selain upaya-upaya melalui koordinasi dengan Kementerian terkait, Pemda Sumbawa Barat juga telah menetapkan status siaga bencana banjir melalui SK Bupati sampai minggu kedua Februari ini. Penetapan status siaga bencana tersebut menjadi payung hukum pemerintah daerah dalam pelaksanaan tanggap darurat pasca banjir dan  antisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Pada pekan lalu, Wakil Bupati, Fud Syaefuddin juga secara khusus bertemu dengan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Jakarta untuk membahas upaya-upaya penanggulangan dan antisipasi bencana di daerah.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com