Program Penuntasan Kemiskinan KSB Akan Dilounching Dua Menteri - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 09 Februari 2017

Program Penuntasan Kemiskinan KSB Akan Dilounching Dua Menteri

Bupati dan wakil bupati KSB didampingi Muspida saat menerima penghargaan atas keberhasilan program jambanisasi dalam 100 hari pertama menjabat

Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Dua orang menteri kabinet kerja, dipastikan hadir dalam lounching kartu Pariri dan Kartu Bariri yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Sumbawa Barat, 17 februari mendatang.

Kedua menteri tersebut adalah Hj Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial dan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia. 

Perihal kedatangan dua menteri tersebut diungkapkan Bupati HW Musyafirin pada acara Deklarasi Desa dan Kecamatan Tuntas Buang Air Besar Sembarangan (Tubabas) di Kantor Camat Poto Tano, Kamis (9/2).

"Pak Wabup, saat ini berada di Jakarta. Beliau intens berkoordinasi untuk memastikan dua tamu kehormatan ini datang selain berkomunikasi dengan kementrian lainya untuk membantu progres pembangunan di KSB," papar Bupati.

Kartu Pariri dan Kartu Bariri, merupakan program unggulan duet bupati - wakil bupati, HW Musyafirin - Fud Syaefuddin, yang menjadi bagian dari Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Kartu Pariri diberikan kepada para lanjut usia (Lansia) dan penyandang cacat (Disabilitas). Pemegang kartu tersebut berhak menerima santunan Rp 300 ribu per bulan dari Pemda Sumbawa Barat.

Sedangkan Kartu Bariri merupakan bentuk pemberdayaan bagi petani, peternak nelayan dan usaha kecil menengah. Pemegang kartu ini mendapat bantuan pemberdayaan berupa dana stimulan dari pemerintah daerah untuk pengembangan usaha. 

Program pengentasan kemiskinan lainnya yang juga dilaksanakan Pemda KSB tahun 2017 ini adalah bedah rumah tidak layak huni milik keluarga tidak mampu. Pemda menargetkan 1500 rumah yang akan di bedah.

Lounching program pengentasan kemiskinan itu bertepatan dengan satu tahun pelantikan bupati - wakil bupati KSB. Dalam 100 hari pertama menjabat, duet pemimpin KSB ini berhasil menuntaskan program pembangunan 6.106 unit jamban untuk keluarga todak mampu yang mengantarkan KSB mendapatkan penghargaan nasional dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).(Jhon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com