Polisi KSB Amankan 18 Motor Bodong - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 23 Februari 2017

Polisi KSB Amankan 18 Motor Bodong


Sumbawa Barat, (Sumbawakini) -- Operasi Gatarin yang digelar Polres Sumbawa Barat, sejak tanggal 1 hingga 14 Februari, dengan sasaran mengungkap kasus 3 C, Curanmor, Curat dan Curas, membuahkan hasil.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap empat kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dengan tiga orang tersangka , barang bukti senjata tajam berupa parang, HP dan hasil kejahatan.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP, Andi Hermawan S.Ik kepada wartawan memaparkan,  selesai massa operasi Gatarin, pihaknya tidak mengendorkan kegiatan tersebut, dilanjutkan  dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan, adapun sasarannya tetap tiga C.

Hasilnya, polisi mengungkap delapan kasus Curanmor dengan delapan barang bukti sepeda motor dengan tiga orang pelaku. "Dari tangan pelaku kami menyita delapan sepeda motor, kunci T, tang dan obeng," ujarnya. 

Selain itu, anggota Polres KSB juga mengamankan 18 unit sepeda motor tanpa surat-surat alias  bodong yang diduga hasil kejahatan.

Barang tersebut ditemukan oleh polisi saat melakukan razia di tempat dan jam-jam rawan diwilayah hukum Polres KSB. "Barang bukti ini kami curigai sebagai hasil tindak pidana kejahatan pencurian," terang Kapolres KSB,  AKBP Andy Hermawan S. Ik pada awak media di Mapolres setempat Kamis (23/2/17).

Kata Kapolres, bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motornya bisa  menghubungi Polres Sumbawa Barat melalui sentra informasi polres.

Kapolres mempersilahkan warga yang pernah kehilangan sepeda motornya untuk datang ke Polres mengecek kendaraan tersebut "Jika kendaraan pernah hilang, silahkan datang mengecek ke Polres  dengan membawa bukti surat kepemilikan kendaraan," ujarnya.

Kata AKBP Andy,  selama bulan Februari kepolisian berhasil mengungkap delapan kasus pencurian kendaraan roda dua bersama tersangka tiga orang.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 363 ayat 1, 3 dan 4 dengan hukuman 9 tahun penjara," paparnya. 
"Kami harap masyarakat untuk lebih mawas diri terutama saat memarkir kendaraan terutama roda dua," pungkasnya. (jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com