Pipa Induk PDAM Putus Diterjang Banjir - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 07 Februari 2017

Pipa Induk PDAM Putus Diterjang Banjir


Lokasi pipa induk PDAM yang putus di sungai Tiu Bulu
Sumbawa Barat (SumbawaKini) -
Suplai air bersih untuk pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumbawa Barat terganggu.

Gangguann itu terjadi akibat putusnya pipa transmisi (pipa induk) dari intake PDAM di Sungai Tiu Bulu, Kecamatan Brang Rea, Senin dini hari (6/2) akibat diterjang air sungai yang meluap akibat hujan.

"Kami minta maaf kepada para pelanggan atas gangguan ini. Ini disebabkan faktor alam diluar kemampuan kami. Saat ini kami sedang berupaya agar suplai air bisa normal kembali," ujar Dirut PDAM KSB, Bambang ST.

Akibat putusnya pipa berdiameter 16 inc tersebut debit air PDAM dari sumber IKK Brang Rea berkurang 50 persen.  Praktis PDAM saat ini hanya mengandalkan suplai air dari intake di Bangkat Monteh dengan kapasitas 50 liter per detik.

Sementara kebutuhan air pelanggan dalam kota dipenuhi dari Bangkat Monteh dan pengalihan dari jaringan Kecamatan Seteluk serta Banjar, Taliwang.

"Karena debit yang terbatas jadi penyaluran ke pelanggan juga tidak bisa maksimal," jelas Bambang.

Selain pipa induk di Tiu Bulu, pipa induk di Sungai Palempat Temuan Desa Hijrah, Kecamatan Brang Ene juga putus pada akhir januari lalu karena diterjang banjir.
Pihak PDAM, lanjut Bambang, sudah menyurati Bupati dan DPRD terkait masalah tersebut.

"Bupati sudah menindaklanjuti dengan memerintahkan tim dari Dinas PU untuk turun ke lapangan. Hasil kajian tim ini nanti untuk menentukan langkah penanganan yang akan diambil," imbuhnya.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com