Pemimpin KSB Usulkan Pengembangan Mantar, Pasar dan Pertanian ke Menteri Desa - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Selasa, 21 Februari 2017

Pemimpin KSB Usulkan Pengembangan Mantar, Pasar dan Pertanian ke Menteri Desa

Bupati didampingi Wabup menyerahkan cenderamata kepada Menteri PDTT dalam pertemuan Selasa (21/2).

Jakarta (SumbawaKini) - Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin didampingi Wakil Bupati Fud Syaifuddin bertemu dengan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Prasetyo, di Jakarta, Selasa (21/2).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menteri PDTT tersebut, Bupati dan Wabup yang didampingi Kepala Bappeda, Kadis Pariwisata dan Kadis Pertanian, mengusulkan sejumlah program kepada Menteri Eko Putro Sandjojo.

Foto bersama usai pertemuan
"Untuk bidang pariwisata, kami mengusulkan pembangunan jalan menuju obyek wisata yang saat ini masih sulit dijangkau dan pembangunan home stay untuk menunjang program wisata Desa Mantar yang saat ini semakin mendunia sebagai destinasi wisata unggulan," ungkap Wabup Fud Syaifuddin, kepada Sumbawakini usai pertemuan.

Untuk sektor perdagangan, sambung Wabup, diusulkan pembangunan pasar di empat kecamatan sebagai sentra ekonomi masyarakat.

Sedangkan untuk sektor pertanian, diusulkan program pembangunan jalan usaha tani, bantuan mesin Bor untuk wilayah pertanian yang sulit terjangkau irigasi dan pembangunan Embung.

Menteri desa dan transmigrasi, kata Wabup, menyambut positif usulan tersebut.

"Beliau juga berkomitmen membantu pengembangan jagung dengan pemberian subsidi pupuk dan bibit. Bahkan jika produksi jagung KSB bisa diatas 1000 ton, Pak Menteri siap mendatangkan investor untuk membangun pabrik besar di KSB," timpalnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan tentang beberapa hal menyangkut pemerintahan desa dan program-program yang dilaksanakan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan desa.

Menteri PDTT, Eko Putro Sandjojo, melalui bupati, mengharapkan agar desa bisa memaksimalkan pengelolaan dana desa dari Pusat untuk pelaksanaan program yang pro rakyat.

"Beliau juga mengamanatkan agar semua desa segera mengaktifkan BUMDes (Badan Usama Milik Desa) sebagai salah satu instrument pendukung kemandirian desa," demikian Wabup.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com