Pemerintah dan Rakyat KSB Ikut Berduka Atas Banjir Sumbawa - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 10 Februari 2017

Pemerintah dan Rakyat KSB Ikut Berduka Atas Banjir Sumbawa



Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) turut merasakan penderitaan dan duka yang dialami masyarakat Kabupaten Sumbawa atas bencana banjir bandang yang terjadi di setidaknya enam kecamatan dalam dua hari terakhir (8-9/2).

Sejak informasi mengenai bencana tersebut beredar melalui sosial media, para netizen di KSB langsung menyambut dengan berbagai komentar berduka dan doa untuk keselamatan warga yang menjadi korban. Bahkan sejumlah netizen juga telah mulai menggalang bantuan untuk disalurkan ke daerah bencana.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaefuddin melalui akun facebooknya, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat KSB juga menyampaikan keperihatinan mendalam dan doa agar bencana tersebut segera berakhir dan masyarakat yang menjadi korban diberi ketabahan dan kekuatan.

"Rasa keperihatinan dan Doa kami semua dari KSB, semoga banjir Sumbawa cepat berlalu dan sahabat serta kerabat kami yang menjadi korban diberi ketabahan," tulisnya.

Selain ungkapan keprihatinan mendalam, wabup juga memastikan Pemerintah daerah KSB akan segera mengirimkan Team Tagana dan dapur umum  untuk memberikan bantuan tanggap darurat.

"Pemerintah daerah juga akan segera mengirimkan bantuan logistik untuk membantu meringankan beban para korban. Kami juga menghimbau masyarakat Sumbawa Barat untuk ikut ambil bagian karena saudara-saudara kita yang menjadi korban sangat membutuhkan bantuan," himbau Wabup.

Wabup dalam postingan tersebut juga menyatakan, musibah yang menyebabkan belasan ribu warga terpaksa mengungsi itu, sebagai peringatan bagi semua pihak untuk menghentikan segala bentuk kegiatan yang merusak lingkungan.

"Kondisi Sumbawa hari ini memberikan peringatan bagi kita untuk tidak merusak lingkungan terutama hutan sebagai tempat penyimpan air. Stop illegal loging karena hanya menguntungkan sekolompok orang tapi imbas dari penjarahan hutan merugikan ribuan orang," serunya.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com