Lingkungan Tercemar, DLH KSB Sesalkan Pemprov NTB Tidak Responsif - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Senin, 13 Februari 2017

Lingkungan Tercemar, DLH KSB Sesalkan Pemprov NTB Tidak Responsif

Ikan mati yang ditemukan di sungai Desa Tongo
Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa Barat mempertanyakan telatnya respon dari instansi terkait di Pemprov NTB terkait kasus dugaan pencemaran sungai dan pantai akibat luapan air asam tambang dari Dam Santong 3 dan Tongoloka milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) di Batu Hijau.

"Sampai sekarang belum ada respon dari pemerintah provinsi, padahal kasus ini masuk  kategori kejadian luar biasa," ujar Kepala DLH KSB melalui Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup, Hermansyah, kepada SumbawaKini di ruang kerjanya, Senin pagi (13/2).

"Saya sudah komunikasi dengan teman-teman di Site dan Govrel PT AMNT di provinsi, menyatakan pejabat dari Pemda NTB tidak ada yang turun. Baik dari Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Pertambagan," bebernya.

Padahal, sambung Herman Kabupaten Sumbawa Barat bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat dan kewenangan dalam bidang pertambangan saat ini sudah ditarik ke provinsi. Apalagi kasua ini sudah menimbulkan dampak terhadap lingkungan (sungai dan pantai).  

"Menyelesaikan hal ini tidak bisa hanya Pemda KSB. Mungkin, ada kekurangan yang di sampaikan oleh Pemkab KSB, maka Pemprov sebagai pemikik kewenangan bidang pertambangan dapat menambahkan," ujarnya.

Pada bagian lain, Hermansyah juga mendesak PT AMNT untuk bertanggung jawab atas terjadinya kasus tersebut.

"Kami meminta perusahaan segera ambil tindakan dan cari formulasi terbaik agar persoalan ini dapat segera diatasi," pungkasnya.(jhon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com