Kebanjiran, SMAN 1 Taliwang Terpaksa Libur - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 02 Februari 2017

Kebanjiran, SMAN 1 Taliwang Terpaksa Libur


Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Taliwang, terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) karena areal dan ruangan kelas terendam air akibat banjir yang melanda Kota Taliwang, Rabu (1/2).

Kondisi lingkungan sekolah yang rendah menyebabkan sampai hari ini, kamis (2/2), seluruh areal dan ruangan kelas SMAN 1 Taliwang masih terendam. Ketinggian air dalam ruangan kelas masih sekitar 50 cm.

Kepala SMAN 1 Taliwang, Hermanto S. Pd, mengaku belum bisa memastikan KBM bisa aktif kembali.

Kondisi genangan air
di SMAN 1 Taliwang
"Genangan air masih tinggi dan merendam hampir seluruh bangunan sekolah," katanya.

Menurutnya, jika air cepat surut, maka ruang sekolah yang terendam banjir akan di bersihkan, . Sehingga paling tidak hari jum'at (3/2), kegiatan belajar bisa normal kembali.

"Tapi kami sendiri pesimis itu (pembersihan ruang kelas) bisa dilakukan, mengingat sampai sekarang curah hujan masih tinggi dan debit air dari hulu masih sangat besar," ungkapnya.

Kondisi SMAN 1 Taliwang yang terendam, disebabkan kondisi drainase disekitar bangunan sekolah yang buruk. Sebagian besar saat ini dalam kondisi dangkal dan mampet akibat sedimentasi. Akibatnya air hujan tidak bisa mengalir dengan baik.

"Andai saja drainase pembuang tidak mampet, maka air ini akan mengalir dengan mudah," sesalnya.

"Kami berharap agar kondisi ini dapat di respon oleh pemerintah," harap Hermanto.

Mengenai kerusakan akibat banjir, Hermanto mengakui tidak ada barang atau peralatan belajar mengajar yang rusak.


"Kita sudah evakuasi ke tempat yang lebih aman dan sulit untuk di jangkau air. Tapi kerugian siswa karena tidak bisa belajar itu yang tidak ternilai," demikian Hermanto.(Jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com