Dalam Tiga Tahun Puluhan Kasus Menimpa TKI KSB - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 01 Februari 2017

Dalam Tiga Tahun Puluhan Kasus Menimpa TKI KSB

Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, menjadi sebanyak 72 kasus yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumbawa Barat. Puluhan kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi, melalui Kepala Bidang Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Lattas Penta) Taufiq Hikmawan, mengatakan yang mendominasi dari kasus tersebut ialah pelunasan atau pembayaran gaji yang belum di penuhi oleh majikan kepada TKI.

"Kita sudah inventarisir data TKI yang belum menerima upah sesuai kontrak," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya dalam penyelsaian kasus-kasus tersebut, berkoordinasi dengan KBRI, BNP2TKI, BP3TKI termasuk dengan perusahaan yang memberangkatkann atau yang di kenal dengan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

Sesuai Undang-undang 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaa, Bab XI pasal 35 ayat 3 ditegaskan, pemberi kerja atau perusahaan yang memberangkatkan wajib memberikan perlindungan yang mencakup kesejahteraan, keselamatan, kesehatan baik fisik dan juga mental di tempat kerja.

"Sebagian besar kasus tersebut terselesaikan. Tinggal beberapa kasus yang belum dan itu dalam proses," imbuhnya.

Di tuturkannya,  pada tahun 2014 terjadi 11 kasus, 2015 terjadi 35 kasus dan tahun 2016 terjadi 26 kasus.

"Jumlah kasusnya tidak bisa di tebak dari tahun ke tahun. Bisa menurun dan kadang juga naik," bebernya seraya mengatakan pihaknya berharap agar tahun 2017 ini kasus pada TKI bisa berkurang.(Jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com