Bupati : 'Hati - hati, Bisnis MLM Tak Berijin Pasti Bohong' - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 23 Februari 2017

Bupati : 'Hati - hati, Bisnis MLM Tak Berijin Pasti Bohong'

HW Musyafirin
Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Heboh pemberitaan tentang dugaan penipuan dibalik bisnis Multy Level Marketing (MLM) Talk Fusion dalam beberapa hari terakhir rupanya menjadi perhatian serius Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin.

Orang nomor satu di Sumbawa Barat itu, meminta agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih dan bergabung dengan bisnis MLM.

"Jangan asal gabung tanpa melihat ijin, legalitasnya atau rekomendasi dari pemerintah daerah," kata Bupati yang di wawancarai usai shalat dzuhur di masjid agung Darussalam, Kamis (24/2).

Bupati menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan bisnis MLM, apalagi yang menawarkan profit (keuntungan) sangat besar dalam waktu singkat (mendadak).

"Kami apresiasi ada LSM yang melaporkan terkait adanya MLM tak berijin beroperasi di KSB. Tidak hanya itu, Kepolisian kami minta untuk membackup mereka (LSM), karena mereka peduli sama rakyat," paparnya.

Bupati menegaskan segala bentuk investasi atau umumnya bisnis yang masuk ke daerah harus legal. Artinya, pengurusnya melaporkan diri ke pemerintah melalui dinas terkait setelah itu dinas terkait akan melaporkan keberadaanya kepada pimpinan daerah.

"Kalau ada MLM tanpa sekretariat, tanpa ijin serta sistem operasinya senyap, hati-hati. Itu pasti bohong," ucap Bupati mengingatkan.

Seperti diberitakan, LSM BARMA Sumbawa Barat Senin lalu telah melaporkan dugaan penipuan dibalik bisnis MLM Talk Fusion yang sedang marak.

Bisnis MLM Talk Fusion tersebut dikendalikan oleh oknum dari Banjarmasin Kalimantan Barat yang tinggal dengan menyewa kamar di salah satu hotel di Kecamatan Maluk.

Polisi saat ini sudah mulai melakukan penyelidikan. Sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB telah menyatakan dukungan penuh kepada Polisi untuk menyelidiki bisnis MLM yang telah ditetapkan sebagai bisnis investasi illegal itu.(JA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com