902 Hektar Lebih Tanaman Padi Selamat dari Banjir - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Rabu, 08 Februari 2017

902 Hektar Lebih Tanaman Padi Selamat dari Banjir

Lahan tanaman padi Lang Sesat Taliwang, areal terdampak paling parah akibat banjir minggu lalu

Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan memastikan belum ada kerusakan lahan maupun tanaman pertanian pasca banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat pada, Rabu (1/2) minggu lalu. 

"Sejauh ini belum ada kerusakan akibat banjir. Tapi kita tetap melakukan pemantauan sampai satu minggu kedepan untuk memastikan tidak ada kerusakan, khususnya pada tanaman padi," ujar Plt Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan, Marlin Hardi SP, kepada SumbawaKini, Selasa (7/2).

Marlin Hardi
Pihaknya mencatat, banjir yang terjadi pada pekan lalu itu merendam 902.45 Ha sawah yang tersebar di seluruh wilayah Sumbawa Barat. Dari angka tersebut, imbuh Marlin di Kecamatan Taliwang sebanyak 465 Ha, Kecamatan Brang Ene sebanyak 3,5 Ha,  Kecamatan Jereweh sebanyak 5,7 Ha, Kecamatan Brang Rea sebanyak 13,25 Ha dan Kecamatan Seteluk sebanyak 415 Ha.

"Area tanam Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang merupakan wilayah paling terdampak  akibat banjir, seluas 315 Ha," paparnya. 

Dari sekian banyak lokasi yang terendam umumnya ditanami padi dengan usia tanam bervariasi. Ada yang masih tujuh Hari Setelah Tanam (HST) 15 HST bahkan ada juga 90 HST atau sudah siap panen.

"Kami masih memantau perkembagan pasca banjir. Satu minggu lagi, Dinas baru bisa memastikan adanya kerusakan atau tidak," bebernya.

Marlin menambahkan, jika dalam satu minggu kedepan ada tanaman padi milik warga yang rusak, pemerintah sudah menyiapkan langkah untuk menanganinya. Bisa saja melalui AUTP (asuransi tanaman padi). Meski demikian tandas Plt Kepala Dinas itu dirinya berharap agar tidak terjadi kerusakan.(Jhon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com