HMI Sumbawa Barat Tetap Turun ke Jalan di 4 Nopember - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 04 November 2016

HMI Sumbawa Barat Tetap Turun ke Jalan di 4 Nopember


Aksi damai tuntut proses hukum terhadap Ahok oleh HMI Cabang KSB

Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Sejumlah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Sumbawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa menuntut segera dilaksanakannya proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Cahaya Purnama (Ahok). 

Aksi yang dilaksanakan mahasiswa HMI tersebut merupakan bagian dari aksi serentak yang dilaksanakan HMI diseluruh Indonesia terkait kasus dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan Ahok. 

"Pengurus Besar (PB) HMI memang telah menerbitkan instruksi kepada seluruh pengurus cabang HMI diseluruh daerah untuk ikut turun ke jelan pada tanggal 4 Nopember. PB HMI sendiri juga ikut terjun dalam aksi damai yang dilaksanakan oleh ratusan ribu ummat Muslim di Jakarta pada Jum'at siang," ujar Orator HMI Cabang Sumbawa Barat, Ibrahim Bram. 

Para mahasiswa berkumpul di lapangan alun-alun Taliwang, sekitar pukul 08.00 wita lengkap dengan atribut HMI sambil membawa sejumlah pamflet berisi kecaman terhadap Ahok dan aksi penghinaan serta penistaan terhadap agama. 

Mereka memulai aksi dengan bergerak menuju simpang Berang. Dalam orasinya di tempat itu, orator HMI, Ibrahim Bram, menyatakan sikap HMI yang mendesak pihak kepolisian untuk segera memperoses hukum Ahok secara transparan dan seadil-adilnya. Para mahasiswa juga membagi-bagikan selebaran pernyataan sikap HMI kepada para pengguna jalan yang melalui lokasi tersebut. 

Usai berorasi di Simpang Berang , para mahasiswa melanjutkan aksi ke Mapolres Sumbawa Barat. 
Dalam pernyataan sikap yang disampaikan Kepada Kapolres Sumbawa Barat, HMI menyatakan, mengusik salah satu dari keberagaman (agama) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berarti ingin mengoyak-ngoyak Bhineka Tunggal Ika yang menjadi semboyan pemersatu bangsa Indonesia. 

"Hal itulah yang telah dilakukan oleh saudara Basuki Cahaya Purnama (Ahok). Dia terindikasi besar telah melakukan penistaan terhadap Al Qur'an. Dia telah melukai perasaan ummat Islam di Indonesia dan seluruh dunia,".

"Berdasarkan hal itu, Ahok harus diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia agar tercipta tatanan damai antar suku, ras dan agama di Indonesia," bunyi pernyataan sikap HMI yang ditandatangani oleh Koordinator Umum HMI Sumbawa Barat, Teguh Mandra Wiguna.

Usai berorasi di Mapolres, para mahasiswa sempat melanjutkan aksi ke Kantor DPRD Sumbawa Barat, sebelum membubarkan diri. Aksi damai itu berlangsung aman dan lancar dibawah kawalan dari aparat Polres Sumbawa Barat.

HMI sendiri, merupakan satu-satunya organisasi yang melaksanakan aksi damai di Sumbawea Barat terkait kasus dugaan penistaan agama Islam oleh Ahok. Sehari sebelumnya, sejumlah Ormas Islam sepakat untuk tidak melaksanakan aksi.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com