Warga Kecam Pemadaman Listrik - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 22 September 2016

Warga Kecam Pemadaman Listrik


Neky Henrata Rayes SH




Sumbawa Besar (Sumbawakini)—Pemadaman lisrik diluar jadwal  yang dilakukan PT PLN Cabang Sumbawa ranting Alas dikecam sejumlah warga.

Sejak seminggu terakhir, hampir setiap hari pemadaman listrik terjadi hingga berjam-jam lamanya.  Padahal, antara PLN dengan warga Alas sebelumnya telah membuat perjanjian tertulis diatas materai tidak akan melakukan pemadaman diluar jadwal.

Saat perjanjian tertulis antara warga dan managemen PLN di kantor Camat Alas disaksikan langsung oleh camat, Danramil dan Kapolsek Alas, serta warga masyarakat.

Neky Hendrata Rayes SH,  kepada Sumbawa kini menyayangkan  pemedaman ini. Menurutya, PLN tidak bekerja profesional dalam melayani kebutuhan listrik warga. “PLN tidak bisa melayani konsumen secara baik,” ujarnya.

Sudah beberapa hari ini listrik mati tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ketika warga mencoba menanyakan prihal pemdaman ini melalui telpon, yang terjadi telpon di kantor PLN selalu dalam keadaan mati.

Warga menjadi curiga jika pemadaman ini sengaja dilakukan demi keuntungan oknum petugas PLN.   “Kalau 5 jam sehari pemadaman,  sudah berapa ratus liter BBM yang bisa diselewengkan,” tuding Neky.

Alasan gangguan alam selalu menjadi kambing hitam, “Alasanya ada pohon tumbang lah, ada kabel  putuslah yang selalu dilontarkan pihak PLN,” katanya.

Alasan clasik seperi itu tentu sudah tidak bisa diterima lagi oleh warga. Konsumen justru beranggapan pihak PLN tidak bekerja masimal dalam melakukan pembersihan jalur dari ranting pohon yang berada disekitar aliran tiang listrik.

Hal senada dilontarkan oleh Taofan warga dusun Luar desa Setoe Brang. Menurutnya pemadaman ini sengaja dilakukan karena beban listrik PLN sudah tidak memadai lagi. “Beban listrik banyak tersedot oleh perusahaan tambak udang yang kian menjamur.

Demi mendapatkan keuntungan besar, dimana perusahaan tambak udang membayar dalam jumlah besar rekenng listrik termasuk biaya pemasangannya, sehingga tidak lagi memperhatikan pelayanan bagi pelanggan lama. (cep)       

  

Surat Perjanjian Managemen PLN Cabang Sumbawa


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com