Tolak PAW, Pendukung Irawansyah Demo DPRD - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 08 September 2016

Tolak PAW, Pendukung Irawansyah Demo DPRD


Pendukung Irawansyah melakukan aksi menolak usulan PAW di DPRD KSB, Rabu (7/9)


Sumbawa Barat (SumbawaKini) – Sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Peduli Transparansi Demokrasi Pemuda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar aksi demo di kantor DPRD Sumbawa Barat, Rabu (7/9). Massa menuntut DPRD idak gegabah mengambil sikap terkait usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Irawansyah, anggota DPRD setempat dari partai Hanura.



Irawansyah sendiri yang menggunakan pakaian santai juga terlihat hadir dalam aksi tersebut.

Setelah sempat berorasi di depan kantor DPRD, massa diterima oleh Ketua DPRD, bersama sejumlah anggota dan Sekwan.



Irawansyah (kaso merah) hadir bersama pendukungnya
Miftahul Farid, kordinator aksi, mengatakan DPRD KSB, tidak boleh gegabah dalam mengambil sikap terkait surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Hanura untuk melakukan PAW terhadap Irawansyah. “Amanah konstitusi pasal 1 UUD 1945 amandemen ayat 3 menyatakan bahwa negara ini merupakan negara hukum bukan atas kemauan sendiri. Sehingga pertimbangan dalam konteks ini juga harus berdasarkan hukum," katanya.



Perihal pemecatan terhadap Irawansyah sebagai kader Partai Hanura, dinilai Miftahul, cacat prosedural dan cacat hukum. Karena sampai dengan saat ini sidang di Mahkamah Partai masih berlanjut dan belum ada keputusan ingkrah. Surat pemecatan itu sudah lebih dahulu diterbitkan DPP tanggal 12 Maret lalu, namun ditanggal 20 April Irawansyah masih dipanggil untuk melakukan persidangan.

"Bagaimana bisa dipecat duluan tetapi proses persidangan masih berlansung di Mahkamah partai. Ini penghinaan terhadap bangsa ini,” tudingnya.




Sementara itu, Ketua DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Nasir, mengatakan, DPRD akan tetap bekerja secara professional, sesuai aturan hukum dan tidak akan melakukan suatu hal yang akan merugikan salah satu pihak. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi baik secara verbal dan tertulis dengan Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Hanura Marwan Farids, tentang kewenangan Pelaksana Harian (PLh) Ketua umum partai tersebut.

"Sampai saat ini kami masih melakukan komunikasi dan konsultasi ke pihak yang lebih berkompeten. Baik itu biro hukum provinsi termasuk melakukan verivikasi faktual terhadap surat (pemecatan) yang ditanda tangani oleh PLH ketua umum ini,” ungkapnya.



Nasir mengatakan, sesuai surat yang diterima Dewan Kehormatan Partai, baik itu mengenai amanah keputusan partai maupun keterangan kewenangan dari partai Hanura tentang status dan kewenangan PLH sudah jelas. Didalam surat tersebut dinyatakan, sesuai AD/ART partai Hanura PLH bisa menandatangani, baik surat masuk maupun surat keluar.

“Suratnya masih ada di meja kami berisi pernyataan tersebut,” ujar Nasir.



Pada bagian lain, Ketua DPRD sangat menyayangkan keputusan Irawansyah, yang menggugat pimpinan DPRD Sumbawa Barat ke Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa terkait pengusulan PAW ini. Padahal DPRD belum melakukan proses dan belum ada keputusan dari DPRD.



“Saya tidak tahu keputusan ini lazim atau tidak. Proses belum dilakukan tetapi kita sudah digugat. Tapi kami akan tetap bekerja secara professional sesuai ketentuan hukum,” tandas Nasir.(iyk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com