Sawah Baru Hasil Kerja TNI Ditanam Perdana 24 September - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Minggu, 18 September 2016

Sawah Baru Hasil Kerja TNI Ditanam Perdana 24 September

Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Pemerintah Daerah Sumbawa Barat akan melaksanakan tanam perdana pada lahan sawah baru yang baru dicetak secara swakelola oleh TNI pada 24 September mendatang.
"Lokasi tanam perdana itu dilaksanakan di Desa Banjar, Kecamatan Taliwang," ujar Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, IGB Sumbawanto, kepada SumbawaKini, Sabtu (17/9).
 
IGB Sumbawanto
Untuk tahun 2016 ini, kata Sumbawanto, KSB sebenarnya diberikan jatah cetak sawah baru seluas 2.000 hektar. Tetapi karena terkendala dengan sumber pengairan (rata-rata sawah baru yang dicetak merupakan sawah tadah hujan), pihaknya hanya bersedia menerima 500 hektar dengan lokasi tersebar di Kecamatan Taliwang, Jereweh, Poto Tano, Seteluk dan Brang Ene.
 
Ia mengungkapkan, setelah Bendungan Bintang Bano di Kecamatan Brang Rrea yang sedang dikerjakan, selesai, KSB akan diberikan jatah 6.000 hektar program cetak sawah baru, dengan catatan air sudah tersedia. "Yang sedang dilaksanakan sekarang memang tidak teraliri irigasi tekhnis, tetapi kita back up dengan bantuan dari APBD berupa sumur bor, embung dan pompa air, sehingga paling tidak bisa tanam dua kali, padi dan palawija,"  sebutnya.
 
Sumbawanto mengakui program cetak sawah baru yang secara nasional dilaksanakan secara swakelola oleh TNI itu, di KSB mengalami keterlambatan penyelesaian. Semestinya proyek bernilai Rp 6,5 juta per hektar itu selesai dikerjakan pada 31 Agustus lalu. Tetapi yang berhasil diselesaikan hanya seluas 400 hektar.
"Tapi kontraknya sudah kita adendum sampai 30 September 2016. Kalau dari segi kualitas, sawah baru yang dikerjakan secara swakelola oleh TNI saat ini memang jauh lebih baik dibandingkan tahun - tahun sebelumnya," puji Sumbawanto.
 
Ia menambahkan, di APBNP 2016 telah dianggarkan dana untuk pengadaan sarana prasarana produksi (Saprodi) yang akan diserahkan kepada masyarakat setelah proses cetak sawah baru selesai.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com