Pemda Tunda Pengadaan Mobil Dinas dan Alat Berat - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Kamis, 15 September 2016

Pemda Tunda Pengadaan Mobil Dinas dan Alat Berat

H. Mashur Yusuf
Sumbawa Barat (SumbawaKini) – Pemerintah Daerah Sumbawa Barat, menunda (Pending) seluruh program pengadaan kendaraan dinas (Randis) dan alat berat pada dinas / badan yang dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2016.
“Pengadaan alat berat di PU dan pengadaan mobil dinas SKPD yang diusulkan di APBDP, dipending proses lelangnya. Kebetulan sekarang juga sudah menjelang akhir tahun,” ujar Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Sumbawa Barat, H Mashur Yusuf, Kamis.

Khusus untuk pengadaan alat berat di dinas Pekerjaan Umum (PU), Mashur menyatakan dilihat skala prioritas dari alat yang akan diadakan. Ia menjelaskan Dinas PU mengusulkan beberapa jenis alat berat sebagai penunjang pelaksanaan kegiatan PU fisik milik dinas terkait yang dilaksanakan oleh rekanan. “Yang fungsinya hampir sama, misalnya excavator dan loader, dipending salah satunya. Yang sangat urgent dibutuhkan itu yang tetap dilaksanakan. Dinas PU yang tentukan,” katanya.

Mashur memastikan tidak ada satupun program yang bersifat pemberdayaan masyarakat yang dipending. Pemda dalam tahun anggaran 2016 ini menganggarkan sekitar Rp 100 miliyar untuk pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) antara lain  bantuan kepada petani, peternak, nelayan, pedagang bakulan, santunan Lansia dan penyandang cacat, serta program bedah 1000 unit rumah tidak layak huni.

Ia juga memastikan penundaan kegiatan pengadaan kendaraan dinas dan alat berat itu tidak akan mempengaruhi kinerja SKPD ataupun dinas PU.
“Kalau PU sifatnya hanya sebagai penunjang, kebetulan rekanan juga disyaratkan untuk memiliki alat sendiri. Sementara kendaraan SKPD, masih bisa menggunakan kendaraan lama yang sebelumnya sudah dilelang kepada kepala SKPD sebagai kendaraan dinas,” timpalnya.

Semua program yang dipending itu, menurutnya akan dimaksimalkan pada APBD 2017 mendatang yang akan mulai dibahas pada Oktober mendatang.

Pada bagian lain, Mashur mengakui, sampai akhir triwulan ketiga 2016 ini, progress pelaksanaan program fisik yang dianggarkan di APBD dan APBDP masih berada diangka 50 persen lebih. Program bernilai besar yang progressnya rendah salah  satunya adalah hotmix jalan kabupaten.

“Meski sudah dihampar dengan material banyak, progressnya masih rendah karena nilainya rendah. Tetapi nanti kalau hotmixnya sudah dikerjakan progressnya akan langsung naik. Untuk program fisik yang lain juga begitu, apalagi saat ini masa waktu proyek masih berjalan,” demikian Mashur.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com