Jamaah Haji Sumbawa - KSB Pulang Pertengahan Oktober - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Sabtu, 17 September 2016

Jamaah Haji Sumbawa - KSB Pulang Pertengahan Oktober


Sumbawa Barat (SumbawaKini) - Jemaah haji kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat akan dipulangkan ke tanah air pada pertengahan bulan Oktober mendatang.
 
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumbawa - Sumbawa Barat, H Syarifuddin, kepada SumbawaKini sabtu (17/9), mengatakan jamaah haji Sumbawa dan Sumbawa Barat akan berada di Mekah sampai 20 hari kedepan sebelum bertolak menuju Madinah. Para jamaah, katanya, dijadwalkan berada di Madinah selama 9 hari.
 
H. Syarifuddin
Para jamaah haji Sumbawa dan KSB akan berada di Mekah dan Madinah selama 39 hari. Total waktu perjalanan sampai pemulangan dan tiba dirumah masing-masing selama 42 hari. "Jadi sekitar diatas tanggal 10 Oktober mereka sudah tiba kembali di rumah masing-masing. Nanti jadwal pastinya akan diumumkan," ujar H Syarifuddin.
 
Total jumlah  Jamaah Haji Kabupaten Sumbawa sebanyak 332 orang dan KSB sebanyak 87 orang, dimana 40 persen diantaranya, kata Syarifuddin, masuk kategori resiko tinggi. Tetapi seluruh jamaah, katanya, termasuk yang resiko tinggi sampai saat ini dalam kondisi sehat dan sebagian diantaranya sedang melaksanakan rukun haji yang terakhir, yakni Tawaf dan ibadah-ibadah sunnat lainnya.
"Alhamdulillah seluruhnya sehat, termasuk satu orang jamaah haji yang memakai kursi roda dari kabupaten Sumbawa juga tidak ada kendala dalam melaksanakan rangkaian ibadah hajinya. ," tambahnya.
 
Menurut Syarifuddin, kategori resiko tinggi tidak hanya tergantung pada usia jamaah haji, tetapi juga tergantung kondisi fisik dan kesehatan jamaah. "Untuk jamaah resiko tinggi selain ada yang didampingi oleh keluarganya, juga diawasi secara khusus oleh petugas haji, sehingga bisa melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik," ucapnya.
 
Sementara menyangkut fasilitas penginapan, makanan maupun keamanan sejauh ini dikatakannya tidak ada masalah. Ia mengakui ada jamaah yang sempat terpisah dari rombongan, tetapi karena kesigapan petugas pendampingm, jamaah bersangkutan dalam tempo kurang dari 30 menit bisa ditemukan dan bergabung kembali dengan rombongannya. 
"Penyelenggaraan haji tahun ini kita melaskanakan pelayanan berbasis IT, sehingga apapun persoalan yang dihadapi jamaah di tanah suci bisa langsung kita ketahui dan koordinasi antara petugas pendamping juga lebih cepat," demikian Syarifuddin.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com