Bupati Ajak Polri dan TNI Bersinergi Melalui PDPGR - Sumbawa Kini

Breaking News

Home Top Ad

Space Available (1170 x 250)

Jumat, 26 Agustus 2016

Bupati Ajak Polri dan TNI Bersinergi Melalui PDPGR

Suasana tele confrence Bupati dan jajaran Polres KSB dengan Kapolri, Menko PMK dan Menhut LH
Sumbawa Barat (SumbawaKini) – Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, mengajak Polri dan TNI untuk bersinergi membangun daerah dan menanggulangi bencana yang mungkin terjadi lewat Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR).
Ajakan itu dikemukakan bupati saat mengikuti kegiatan tele confrence dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran hutan bersama Kapolri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Mapolres Sumbawa Barat, Kamis (25/8).

Dihadapan Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Ivanto Aritonang dan jajaran, Bupati menjelaskan, bahwa sinergi Pemerintah Daerah, Masyarakat, Polri dan TNI dalam PDPGR bukan hanya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sebelumnya, Babinkamtibmas Polri dan Babinsa TNI yang ada disetiap Desa/Kelurahan memang terlibat aktif sebagai penggerak dalam program pembangunan 6.106 unit untuk masyarakat miskin di seluruh wilayah KSB yang sukses dilaksanakan dalam 100 hari masa kerja Bupati – Wakil Bupati. TNI dan Polri juga akan terlibat dalam kegiatan rehabilitasi 1.000 unit rumah rumah tidak layak huni yang saat ini prosesnya sedang berjalan.
“Sinergi itu tidak hanya dalam pengentasan kemiskinan, tapi juga dalam mengantisipasi kejahatan, teroris, maupun bencana yang diakibatkan alam atau ulah oknum tidak bertanggungjawab (pembakaran hutan dan lahan). Kita bisa perankan PDPGR itu secara maksimal,” ujar Bupati.

Ia mengungkapkan, tahun 2017 mendatang, Pemerintah Daerah akan mengupayakan ada posko terpadu disetiap desa / kelurahan yang akan menjadi tempat bagi para agen PDPGR dan Babinkamtibmas dalam bersinergi sekaligus sebagai pusat informasi program yang bisa diakses masyarakat. Dalam tahun ini, Pemerintah Daerah, katanya, akan melakukan evaluasi semua program pembangunan dan pengentasan kemiskinan yang telah dilaksanakan melalui PDPGR. Jika hasil evaluasi itu nantinya menunjukkan bahwa PDPGR berpengaruh positif terhadap percepatan pembangunan, maka seluruh pola pembangunan daerah akan dilaksanakan melalui program PDPGR. “Sepanjang keberadaan tim – tim penggerak (agen PDPGR, Babinsa dan Babinkamtibmas) ini  benar-benar mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam semua hal, seperti gotong royong, pendataan maupun pelaporan,” katanya.

Bupati juga berharap keberadaan Babinsa dan Babinkamtibmas bisa membantu kepala desa dan agen dilapangan termasuk dalam hal pendataan masyarakat yang akan menjadi sasaran program bedah rumah, santunan penyandang cacat dan Lansia serta penerima program pemberdayaan lainnya. Bila perlu Babinsa, Babinkamtibmas bersama kepala desa ikut bertandatangan dalam data (penerima program) yang dikumpulkan oleh agen agar validitas data tersebut bisa dipertanggungjawabkan dan bisa langsung dieksekusi.
“Konsep ini juga berlaku dalam penanganan bencana atau potensi penyebab inkondusifitas daerah lainnya. Saya berharap KSB bisa menjadi contoh sinergi antara masyarakat dengan Polri dan TNI. Kalau itu tercapai, KSB layak menyandang predikat luar biasa,” pungkasnya.

Sementara itu Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Ivanto Aritonang, menyambut baik harapan tersebut. “Kerjasama tiga pilar ini (masyarakat, TNI dan Polri) pasti akan berdampak sangat positif dalam pembangunan daerah,” katanya.(EZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi SUMBAWA KINI menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di www.sumbawakini.com . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi SUMBAWA KINI akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.sumbawakini.com